Showing posts with label Diagnosis. Show all posts
Showing posts with label Diagnosis. Show all posts

Ini, Kebiasaan Buruk Bagi Jantung



Semua orang ingin memiliki jantung sehat, namun penyakit jantung seringkali menyerang tiba-tiba. Untungnya, ada beberapa cara sederhana dari kebiasaan sehari-hari yang dapat melindungi jantung.

Berikut adalah 17 kebiasaan buruk bagi jantung dan bagaimana untuk menghindarinya seperti 

1. Menonton TV

Duduk selama berjam-jam meningkatkan resiko serangan jantung dan stroke, meskipun sudah berolahraga secara teratur. Kurang gerak dapat mempengaruhi kadar lemak dan gula.

"Olahraga yang dilakukan secara berselang tidak mampu mengimbangi berapa banyak waktu yang dihabiskan untuk duduk," kata Harmony R. Reynolds, MD, ditektur Pusat Penelitian Kardiovaskular Klinis di Langone NYU Medical Center, New York City.

Dr. Reynolds menyarankan untuk berjalan-jalan sesekali di kantor dan berdiri ketika sedang berbicara di telepon.

2. Mengobarkan permusuhan dan memelihara depresi

Stres, rasa permusuhan, dan depresi dapat mengganggu jantung. Cara menangani emosi-emosi ini dapat mempengaruhi kesehatan jantung.

"Orang yang memendam stres berada dalam bahaya yang besar, penelitian telah menunjukkan manfaat tertawa dan dukungan sosial. Akan sangat membantu jika dapat menemui seseorang dan membicarakan masalah yang sedang dihadapi," kata Dr. Reynolds.

3. Mendengkur

Mendengkur dapat menjadi pertanda gejala penyakit yang lebih serius, yaitu apnea tidur obstruktif. Gangguan ini ditandai dengan gangguan pernapasan saat tidur sehingga dapat menyebabkan tekanan darah naik drastis.

Orang yang kelebihan berat badan atau obesitas berisiko tinggi mengalami apnea tidur, tetapi terkadang orang langsing juga bisa mengalami.

"Jika mendengkur dan sering terbangun dengan perasaan lelah, konsultasikan dengan dokter. Ada cara yang mudah untuk mendiagnosis apnea," kata Robert Ostfeld, MD, profesor kedokteran klinis di Montefiore Medical Center, di New York City.

4. Tidak membersihkan gigi dengan benar

"Belum diketahui bagaimana mekanismenya, namun ada hubungan kuat antara penyakit gusi dan penyakit jantung," kata Dr. Ostfeld.

Jika tidak membersihkan sela-sela gigi dengan benang, bakteri dan serat yang menempel pada plak gigi menumpuk dari waktu ke waktu dan dapat menyebabkan penyakit gusi.
Bakteri dapat memicu peradangan dalam tubuh. Peradangan akan memicu penebalan dinding arteri. Maka mengobati penyakit gusi dapat meningkatkan fungsi pembuluh darah.

5. Menarik diri

Terkadang orang-orang di sekitar bisa terasa mengganggu dan menjengkelkan. Namun memperkuat hubungan dengan orang yang benar-benar disukai bermanfaat bagi kesehatan. Orang dengan memiliki hubungan yang kuat dengan keluarga, teman, dan masyarakat pada umumnya cenderung hidup sehat lebih lama.

6. Berolahraga sampai bosan kemudian berhenti

"Saya melihat begitu banyak orang pada usia 40-an dan 50-an melakukan olahraga dengan niat baik, melukai diri sendiri, dan kemudian berhenti berolahraga bersama-sama," kata Judith S. Hochman, MD, direktur Pusat Penelitian Kardiovaskular Klinis di Pusat Medis Langone NYU.

Latihan yang bijaksana adalah yang lambat dan mantap. Yang lebih penting adalah memiliki komitmen untuk melakukan olahraga teratur.


7. Minum alkohol terlalu banyak

Penelitian menunjukkan sejumlah kecil alkohol mungkin baik bagi jantung. Sayangnya, terlalu banyak justru berbahaya.

Kelebihan konsumsi alkohol berkaitan dengan risiko tekanan darah tinggi, kadar lemak darah tinggi, dan gagal jantung. Selain itu, tanmbahan kalori dapat menyebabkan kenaikan berat badan dan mengancam kesehatan jantung.

8. Terlalu banyak makan

Kelebihan berat badan merupakan faktor risiko utama penyakit jantung. Cobalah untuk makan lebih sedikit, hindari porsi makan yang banyak dan ganti minuman manis dengan air.

Akan lebih baik jika mengurangi makanan yang mengandung karbohidrat berkalori tinggi dan berhati-hati terhadap makanan berlabel 'rendah lemak' yang justru sering tinggi kalori.

9. Menganggap diri sendiri tidak berisiko

Penyakit jantung seperti stroke dan gagal jantung lebih banyak mengambil korban jiwa daripada penyakit lain seperti kanker. Tekanan darah tinggi, kolesterol, diabetes, kelebihan berat badan, dan merokok merupakan faktor risiko yang harus selalu diperhatikan.

10. Makan daging merah

Daging merah banyak mengandung lemak jenuh. Ada bukti penelitian yang menegaskan bahwa daging olahan seperti bacon dan hot dog meningkatkan risiko penyakit jantung dan kanker perut.

Idealnya, hanya kurang dari 10% dari asupan makanan yang berasal dari hewan dan produk hewan. Jika tidak dapat berhenti memakan daging merah, sebaiknya memakan potongan kecil daging merah dan batasi asupannya.

"Makan steak beberapa kali sebulan tidak apa-apa. Iyang jadi masalah apabila dimakan tiga kali sehari," kata Dr. Hochman.

11. Suka menunda-nunda untuk periksa kesehatan

Perikasalah dengan doktor untuk mengetahui kadar gula, kolesterol, dan tekanan darah. Jika kesemuanya tinggi, maka pasien berisiko memelihara penyakit "silent killer" seperti penyakit jantung, stroke, dan diabetes.

Risiko hipertensi meningkat pada orang dewasa di usia pertengahan 50-an menjadi sekitar 90%, bahkan pada orang yang tidak pernah memiliki masalah kesehatan sebelumnya.

12. Merokok atau tinggal dengan perokok

"Merokok merupakan bencana total bagi jantung Anda," kata Dr. Ostfeld.

Merokok meningkatkan risiko pembekuan darah yang dapat memblokir aliran darah ke jantung dan berkontribusi menyebabkan penumpukan plak di pembuluh darah arteri.
Sekitar 46.000 orang bukan perokok yang tinggal dengan perokok meninggal karena penyakit jantung setiap tahunnya karena asap rokok.

13. Menghentikan atau berganti-ganti obat

Minum pil memang tidak menyenangkan, ada efek sampingnyan, dan sangat mudah bagi orang untuk melupakan obat-obatannya, terutama jika ia merasa baik-baik saja.

"Tekanan darah tinggi disebut 'silent killer' karena pasien tidak merasakannya. Merasa baik-baik saja bukan pembenaran untuk menghentikan meminum obat," kata Dr. Ostfeld.

Ada 30 jenis obat untuk tekanan darah tinggi, jadi ada banyak pilihan jika salah satu obat tidak efektif, kata Dr. Hochman.

14. Menghindari buah-buahan dan sayuran

"Diet yang paling sehat untuk jantung adalah makanan nabati," kata Dr. Ostfeld.

Makanan nabati terkandung dalam buah-buahan dan sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian, susu rendah lemak, protein, dan menghindari 'junk food'.

Penelitian telah menemukan bahwa orang yang makan lebih dari lima porsi buah dan sayuran setiap hari memiliki risiko penyakit jantung dan stroke sekitar 20% lebih rendah daripada orang yang makan buah dan sayuran kurang dari tiga porsi per hari.

15. Mengabaikan gejala penyakit jantung

Jika biasanya menaiki tiga anak tangga tanpa masalah, tapi tiba-tiba kekurangan napas atau merasa tekanan di dada setelah menaiki satu anak tangga saja, saatnya untuk memanggil dokter.
Jangan pernah menganggap itu karena tubuh sudah renta. Semakin cepat mendapatkan perawatan, semakin kecil kemungkinan terjadinya kerusakan permanen pada otot jantung.

16. Mengemil makanan asin

Makin banyak garam yang dikonsumsi, semakin tinggi tekanan darah. Tekanan darah tinggi adalah salah satu faktor risiko utama stroke, gagal ginjal, dan serangan jantung.

"Jauhi junk food kemasan, bacalah kandungan natrium pada label makanan. Beralihlah mengkonsumsi buah-buahan, sayuran, dan kacang-kacangan," kata Dr. Ostfeld.

Asupan natrium yang baik adalah di bawah 2.300 miligram per hari. Jika memiliki tekanan darah tinggi atau berusia lebih dari 50 tahun, kurangi hingga hanya 1.500 miligram per hari.

17. Makan berkalori tanpa nutrisi

Makanan kaya gula, lemak, dan minyak memang mengandung kalori, tetapi hanya sedikit mengandung nutrisi yang dapat digunakan tubuh. Penelitian telah menunjukkan bahwa banyak makan makanan yang tidak menagndung kalori meningkatkan risiko obesitas dan diabetes.
Makanlah makanan kaya nutrisi seperti sayuran, buah-buahan, biji-bijian, makanan laut, telur, kacang-kacangan, kacang polong, dan biji-bijian tawar. Daging tanpa lemak, unggas, dan susu bebas lemak dan rendah lemak adalah pilihan yang baik juga. ***

Menakjubkan, Menumbuhkan Jari Tangan Terpotong Melalui Perut



Sebuah cara penyelamatan jari yang cukup ekstrim dilakukan oleh dokter di China, Huang Xuesong. Dr. Huang berhasil menyelamatkan jari seorang pria asal Liaoyang, Provinsi Liaoning, yang ujungnya terpotong dan hilang dengan menyatukan jarinya pada perut. 

Wang Yongjun yang bekerja di perusahaan mebel mengalami kecelakaan tragis di mana jari tengahnya terpotong oleh gergaji listrik. Pemuda berusia 20 tahun itu lalu dilarikan ke rumah sakit di Provinsi Liaoning. 

Dokter Huang Xuesong mengaku kebingungan melihat kondisi jari Wang, karena ujung jarinya telah menghilang. Yang tersisa hanya tulang tanpa jaringan otot maupun kulit. Tapi jika Dr Huang tidak bergerak cepat, Wang kemungkinan akan kehilangan jari tengahnya untuk selama-lamanya. 

"Kami harus membuat keputusan yang cepat agar ia tidak kehilangan jarinya," kata Dr Huang. "Kami kemudian memutuskan untuk menumbuhkan sebuah ujung jari yang baru dari perutnya." 
Menurut Dr Huang, teknik ini dilakukan agar darah dapat terus bersirkulasi di jari yang terluka. Dengan begitu, kulit dan otot baru akan tumbuh disekitarnya. Operasi tersebut berjalan sukses dan Wang dapat menikmati ujung jarinya yang baru dalam waktu sebulan ke depan. 



sumber: www.wowkeren.com

Awas, Stres Bisa Menyebabkan Rambut Rontok


Stres dapat dialami oleh siapa saja dan bisa berdampak pada kondisi tubuh seseorang. Namun sebaiknya segera atasi stres yang dialami karena bisa menyebabkan terjadinya kerontokan rambut.

"Stres bisa memicu terjadinya rambut rontok, karena kedua kondisi ini saling berkaitan, namun hal ini tidak terjadi secara permanen," ujar Daniel K Hall-Flavin, MD seperti dikutip dari Mayoclinic, Jumat (21/10/2011).

Hall-Flavin menuturkan jika seseorang bisa mengontrol stres yang dialaminya maka rambut akan tumbuh kembali. Kondisi ini biasanya terjadi ketika seseorang mendapati rambut rontok secara tiba-tiba ketika sedang menyisir atau keramas.

Diketahui ada 3 jenis rambut rontok yang bisa dikaitkan dengan tingkat stres yang tinggi yaitu:

1. Alopecia areata, yang disebabkan oleh tingkat stres berat. Kondisi ini terjadi ketika sel darah putih menyerang folikel rambut sehingga menghentikan pertumbuhan rambut dan memicu terjadinya kerontokan.

2. Telogen effluvium yang disebabkan oleh stres emosional atau fisik sehingga mendorong sejumlah besar rambut untuk masuk ke fase istirahat. Dalam beberapa bulan kemungkinan ditemukan rambut yang rontok secara tiba-tiba ketika menyisir atau keramas.

3. Trichotillomania yaitu adanya dorongan yang tak tertahankan untuk menarik rambut dari kulit kepala, alis atau area tubuh lain. Penarikan rambut ini bisa terjadi ketika adanya perasaan negatif atau tidak nyaman seperti stres, kecemasan, ketegangan, kelelahan, kesepian atau frustasi.

Normalnya seseorang bisa kehilangan sekitar 100 rambut setiap harinya yang disebabkan oleh beberapa faktor seperti:

Usia, rata-rata rambut akan rontok dan digantikan oleh rambut baru dalam waktu 6 bulan.

Beberapa kegiatan yang berhubungan dengan rambut seperti keramas, mengeringkan dan menyisir yang menyebabkan beberapa helai rambut rontok.

Penuaan, umumnya setelah berusia 30 tahun baik laki-laki maupun perempuan mulai mengalami kerontokan rambut, meskipun lebih cepat terjadi pada laki-laki.


sumber:www.detikhealth.com

Terlalu Banyak Waktu Luang Maupun Sibuk Tidak Baik Bagi Kesehatan



Biasanya stres lebih sering dialami oleh orang-orang yang sibuk dan tidak pernah punya waktu untuk berlibur. Namun pada remaja, terlalu banyak waktu luang juga bisa memberikan efek yang sama bagi kesehatan jiwa yakni menyebabkan stres.

Bagi kebanyakan orang, waktu luang adalah saat terbaik untuk 'me-time' alias bersantai dan memanjakan diri sendiri. Saat-saat seperti ini sangat penting untuk melepas penat, agar tidak stres memikirkan pekerjaan atau urusan keluarga dan pertemanan bagi yang masih sekolah.

Jika sama sekali tidak pernah meluangkan waktu untuk 'me-time' maka orang-orang yang terlalu sibuk akan mudah mengalami stres. Ketika kondisi mental dalam keadaan stres, kondisi fisik umumnya melemah sehingga tubuh sulit menangkal infeksi dan mudah tertular penyakit.
Namun sebaliknya, terlalu banyak waktu luang ternyata efeknya tidak lebih bagus dibandingkan terlalu sibuk. Menurut penelitian para ahli dari University of Cincinnati di Ohio dan Baylor Universitydi Texas, terlalu banyak waktu luang juga bisa memicu stres.

"Mana yang lebih menyedihkan, terlalu sedikit atau terlalu banyak waktu luang? Untuk bisa bahagia, paling bagus ambil tengah-tengahnya. Anak muda hanya butuh waktu luang dalam jumlah yang tepat," ungkap para peneliti seperti dikutip dari Dailymail, Jumat (21/10/2011).

Bagi para remaja yang hidup di lingkungan materialistik (yang mengukur segalanya berdasarkan uang atau materi), maka waktu akan sangat berharga. Hidupnya akan selalu berpacu dengan waktu, sebab waktu yang terbuang tanpa melakukan apapun akan menjadi beban mental tersendiri.

Hasil penelitian ini memang tidak menyebutkan secara pasti jumlah ideal untuk waktu luang yang harus dimiliki para remaja. Meski begitu, waktu luang dikatakan cukup dan tidak berlebihan asal sudah bisa mengurangi efek samping dari kelelahan baik fisik maupun pikiran.


sumber:www.detikhealth.com

7 Penyebab Perut Buncit



Apakah Anda bermasalah dengan perut yang buncit? Ingin mengecilkan perut tapi merasa kesulitan?

Ternyata, telah diketahui beberapa kebiasaan yang dianggap sehat yang nyatanya justru dapat menambah lemak ke dalam perut Anda.

Melewatkan Waktu Makan

Taktik ini selalu menjadi bumerang. Hal ini akan membuat Anda akan merasa sangat lapar yang berakhir dengan makan berlebihan. Dan ketika Anda melakukannya, lemak dipastikan akan mengendap di bagian perut Anda. Makan dengan porsi dibagi setiap tiga sampai empat jam sekali akan membuat tetap kenyang tanpa menambah lemak tambahan pada perut Anda.
Hanya Makan Sayur dan Menghindari Makan Daging

Wanita sering menghindari daging, ikan dan kelompok susu karena mereka pikir semua itu hanya berisi kalori dan lemak. Tapi ingat, makanan ini adalah makanan super sumber protein yang membantu meningkatkan metabolisme Anda, sehingga Anda dapat mengusir lemak di perut Anda. Pilih yang rendah kalori dan rendah lemak, seperti keju atau tuna (6 ons dari salah satunya dapat memenuhi tiga perempat kebutuhan protein harian Anda).
Berpikir Semua Roti Itu Tidak Baik

Roti putih memang tidak baik, namun roti gandum dan sereal dapat memungkinkan tingkat insulin naik secara bertahap, sehingga mengurangi kemungkinan bertambahnya lemak pada perut Anda. Beras merah, oatmeal atau tortilla gandum untuk mengganti beras putih atau mie akan membuat perbedaan pada perut Anda.

Melakukan Crunch Terus Menerus

Sit-up memang dapat memberikan tone pada otot perut Anda, tapi latihan ini tidak akan mengikis lapisan lemak yang menutupi otot perut Anda. Daripada membuang-buang waktu Anda hanya untuk melakukan crunch, lebih baik Anda luangkan waktu Anda untuk melakukan latihan beban secara merata untuk semua bagian tubuh kemudian lanjutkan dengan berjalan cepat di treadmill.

Minum Alkohol Berlebihan

Alkohol memiliki banyak kalori, namun tidak memberikan nutrisi sama sekali. Jadi ketika Anda meminum alkohol dalam jumlah besar, Anda secara tidak sadar mengundang lemak ke perut Anda. Jika Anda mencari minuman, Anda bisa memilih anggur merah, penelitian menunjukkan jika anggur merah justru dapat membantu melawan lemak di perut Anda.

Konsumsi Produk Diet

Anda mungkin berpikir bahwa Anda sedang membantu tubuh Anda dengan memilih yogurt bebas gula, diet soda, atau makanan ringan lainnya yang diberi label rendah kalori atau rendah lemak. Namun semua itu sering dipenuhi dengan pemanis buatan dalam jumlah yang berlebihan, yang beberapa ahli gizi percaya bisa memicu metabolisme Anda untuk meningkatkan penyimpanan lemak.

Berpikir Bahwa Makanan Berlemak Adalah Musuh

Mungkin akan terdengar berlawanan, namun makanan tinggi lemak tak jenuh tunggal membantu Anda membakar lemak perut dan menuntun Anda untuk makan lebih sedikit. Apa sajakah itu? Ahli gizi merekomendasikan alpukat, ikan, minyak zaitun ataupun minyak canola sebagai sumber lemak baik.

Dari 7 kebiasaan di atas, adalah yang masih Anda lakukan? Jika ya, segeralah tinggalkan semua itu dan mulailah memperbaikinya untuk membantu Anda mengecilkan perut dan mencegah timbunan lemak dalam perut Anda bertambah.


sumber: www.metrotvnews.com

Ejakulasi Membuat Prostat Sehat



Hampir setiap pria akan mengalami masalah prostat dalam hidupnya. Selain sangat mengganggu, masalah ini juga menjadi pertanda lewatnya masa muda. Gangguan prostat jarang menyerang pria di bawah usia 45 tahun. Ada banyak cara untuk menjaga kesehatan prostat. Salah satunya adalah dengan ejakulasi secara teratur. 

Kelenjar prostat yang hanya terdapat pada pria ini mengelilingi uretra, yaitu saluran tempat mengalirnya urine dari kandung kemih sampai ke ujung penis. Kelenjar prostat memegang peranan penting dalam proses reproduksi, yaitu penghasil sebagain besar cairan yang akan bercampur dengan sperma sehingga terbentuk semen. 

Beberapa urolog berpendapat, ada hubungan antara kanker prostat dan orang yang jarang berejakulasi. Dasar pemikirannya kira-kira begini. Untuk memproduksi semen, prostat membutuhkan bahan dari darah seperti seng, asam sitrik, dan potasium lalu memadatkannya. Semua karsinogen yang ada di darah juga dipadatkan. Daripada bikin perkara, lebih baik karsinogen tadi dikeluarkan. Nah, hubungan seksual bisa menyelesaikan hal ini. 

Penelitian menunjukkan, ejakulasi lebih sering akan mengurangi risiko terkena kanker prostat. Akan tetapi, kuncinya bukan hanya di hubungan seksualnya. Pasalnya, pria yang suka berhubungan seks dengan banyak pasangan justru mendapat risiko terkena kanker prostat naik sampai 40 persen. Jika ingin mengeluarkan saja, maka masturbasi bisa jadi pilihan.



sumber:health.kompas.com

Minum Kopi, Tidak Ada Kaitannya Dengan Kanker Prostat



Pria pencinta kopi tak perlu khawatir lagi hobinya menyeruput kopi bakal mengganggu kesehatan prostatnya. Laporan studi terbaru menunjukkan tidak ada kaitan antara kopi dengan risiko kanker prostat.
Dalam sebuah analisa terhadap lusinan studi mengenai kebiasaan ngopi dan risiko kanker prostat, para peneliti menyimpulkan tidak ditemukan bukti yang cukup kuat antara kopi dengan penyakit yang jadi momok kaum pria itu.
Sebelumnya beberapa penelitian menunjukkan adanya kaitan antara kebiasaan minum kopi dengan beberapa kanker, meski ada juga penelitian yang menyebutkan kopi justru mengurangi risiko kanker. Dalam studi yang dipublikasikan bulan lalu misalnya, ditemukan bahwa kopi akan mengurangi risiko kanker di bagian kepala dan leher.
Sementara itu studi mengenai kopi dan kanker prostat tidak menunjukkan kesimpulan yang meyakinkan. Karena ada studi yang menunjukkan kaitan, namun ada pula studi yang mengatakan minum kopi tak berpengaruh pada munculnya kanker prostat.
Pada analisa studi yang dilakukan tim adari Korea Selatan ini disebutkan bahwa sejauh ini tidak ditemukan bukti yang kuat. Justru, kafein dalam kpi memiliki efek positif dan negatif terhadap risiko kanker. Dalam studi terhadap hewan percobaan diketahui kafein justru menekan pertumbuhan tumor.
Alih-alih mengerem kebiasaan ngopi, para ahli memberi rekomendasi cara untuk mengurangi risiko terkena penyakit ini. Antara lain menurunkan kolesterol, mengurangi asupan lemak, memperbanyak sayuran, serta membatasi alkohol.


sumber:reuters

Bunyi Sendi Tangan Kaku Bukan Disebabkan Tulang Yang Bergesekan



Banyak orang menganggap bunyi itu berhubungan dengan derak sendi yang kurang menyenangkan dan percaya bunyi itu disebabkan tulang-tulang yang bergesekan. Sebenarnya bunyi berderak ini tidak disebabkan oleh pergesekan tulang, tetapi oleh gas diantara sendi.

Sendi kita mengandung sesuatu yang disebut sinovia, yang membantu melumasi sendi. Cairan sinovia mengandung gas oksigen, nitrogen, dan karbondioksida. Penelitian menunjukkan bahwa ketika menderakkan sebuah sendi, anda menjauhkan tulang-tulangnya, dan kapsul yang mengelilingi sendi itu pun meregang. Hal ini menyebabkan cairan sinovia menyemprot dari satu sisi buku ke sisi yang lain.


Cairan yang berpindah ini menciptakan ruang kosong, yang dengan cepat terisi dengan gas lagi. Perpindahan gas yang cepat inilah yang memunculkan bunyi letupan. Untuk kembali menderakkan buku jari yang sama, Anda harus menunggu sampai gasnya kembali ke cairan sinovia. Itulah sebabnya, kita tidak bisa menderakkan buku jari yang sama dua kali berturut-turur dengan cepat.


sumber: moetofficer.blogspot.com

Jemur Pakaian Di Bawah Sinar Matahari, Bahayakan Kesehatan



Adalah hal rutin bila pakaian yang sudah kotor dicuci, dijemur, kemudian disetrika. Tapi tahukah Anda, sebuah penelitian di Amerika Serikat menyebutkan menjemur pakaian di bawah sinar matahari dapat membahayakan kesehatan? Satu di antara bahaya itu yakni kanker.

Para ilmuwan yang melibatkan ahli lingkungan hidup mencermati polusi di Seattle. Mereka menyelidiki penguapan di daerah dimana pakaian dijemur di area terbuka. Mereka pun mencari tahu bahan yang menguap dari pakaian.

Hasilnya, penguapan pakaian ternyata mengandung sejumlah bahan kimia. Di antara bahan kimia yang menguap, ditemukan 25 senyawa organik yang mudah menguap, termasuk di antaranya adalah 7 polutan udara yang berbahaya.

Dua dari tujuh bahan tersebut adalah asetaldehida dan benzene yang telah ditetapkan Amerika Serikat sebagai karsinogen (penyebab kanker).

Selain penelitian tersebut, telah banyak penelitian yang membuktikan bahwa mereka yang tinggal pada daerah di mana pakaian yang telah dicuci dengan detergen dan pelembut pakaian lalu dikeringkan dengan cara dijemur (pada bagian dalam rumah), lebih mudah mengalami sakit kepala.

Cara terbaik untuk menghindari masalah kesehatan tersebut adalah dengan menjemur pakaian pada area terbuka atau lebih baik lagi dengan mesin pengering pakaian.



sumber:detik.com

Mendeteksi Suatu Penyakit Melalui Perubahan Pada Kulit



Tahukah Anda bahwa masalah pada kulit sebenarnya dapat dijadikan sebagai suatu pertanda adanya gangguan kesehatan? Munculnya tahi lalat, perubahan pada warna kulit dan beragam permasalahan kulit lainnya dapat menjadi petunjuk akan masalah kesehatan yang akan terjadi.
Berikut adalah list dari tanda-tanda yang mengindikasi adanya masalah kesehatan, lebih dari sekedar permasalahan kulit biasa :


* Wajah pucat : 

Kulit yang pucat dapat dihubungkan dengan anemia yang menunjukkan kurangnya zat besi yang cukup unutk membuat hemoglobin, dimana hemoglobin ini bertanggung jawab untuk mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh.


* Warna kulit menguning : 

Perubahan warna kulit menjadi oranye kekuning-kuningan bisa menjadi salah satu pertanda hipotiroidisme - atau kurang aktifnya kelenjar tiroid - yang menyebabkan meningkatnya kadar beta-karoten (sejenis antioksidan yang ditemukan pada buah dan sayuran) dalam darah.  Masalah yang menimpa pada kelenjar tiroid ini berarti tubuh tidak mampu menyerap antioksidan dengan cepat, yang menyebabkan menumpuknya beta-karoten. Kulit yang menguning, jika diikuti dengan perubahan warna pada mata yang ikut menguning, dapat menjadi pertanda penyakit liver.


* Garis-garis gelap di telapak tangan : 

Garis hitam pada telapak tangan atau pendalaman pigmen dalam lipatan telapak tangan dapat mengindikasikan adanya insufisiensi adrenal, sebuah gangguan endokrin, yang dikenal juga sebagai penyakit Addison. Utamanya, penyakit ini mempengaruhi perempuan dan laki-laki berusia antara 30 sampai 50 tahun.


* Guratan coklat pada tulang kering : 

Jika pada bagian depan kaki di sepanjang tulang kering tampak bintik-bintik coklat atau timbulnya sedikit pembuluh darah yang akhirnya mulai berdarah, maka itu merupakan tanda dari diabetes.


* Warna ungu pada kulit : 

Jika Anda melihat adanya warna ungu pada salah satu permukaan kulit, itu berarti adanya beberapa pembuluh darah yang pecah dan dapat terjadi karena masalah sirkulasi atau kekurangan vitamin C. Bintik ungu sering dikelirukan sebagai memar ini cenderung timbul dalam waktu yang lama dibandingkan dengan bintik ungu yang dihasilkan akibat memar.


* Bintik merah menyerupai kupu-kupu pada wajah : 

Sebuah ruam merah berbentuk kupu-kupu yang biasanya timbul di tulang (jembatan) hidung dan pipi, sering kali menjadi tanda pertama dari penyakit autoimun Lupus, yang merupakan suatu gangguan yang mengancam jiwa dan membutuhkan pengobatan yang tepat. Atau bisa juga rosacea atau dermatitis kontak.


* Jerawat : 

Meskipun jerawat merupakan masalah umum pada remaja dan beberapa wanita, jerawat bisa berubah menjadi penyakit polycystic ovary atau PCOS. Jerawat tersebut merupakan hasil dari ketidakseimbangan hormon dan dapat diatasi dengan perubahan gaya hidup dan obat-obatan tertentu.


* Kulit Kendur : 

Kulit kendur bisa merupakan tanda dari dehidrasi. Dengan mengisi cairan tubuh dengan tepat, secara alami, dapaat mencegah kulit menngendur. Untuk kesehatan yang optimal, dokter menyarankan unutk minum delapan gelas air perhari.


* Bengkak di kantung mata: 

Kulit yang membengkak di bawah mata menandakan bahwa Anda terlalu banyak mengkonsumsi garam, kegiatan tersebut (mengkonsumsi banyak garam) dapat meningkatkan risiko hipertensi dan tekanan darah tinggi.


* Kulit mengelupas berwarna seperti daging di bagian punggung : Luka dengan warna seperti daging yang timbul pada bagian punggung bawah merupakan tanda dari penyakit genetik langka yang disebut tuberous sclerosis yang menyebabkan tumor jinak tumbuh di otak dan organ vital lainnya.


* Andeng-andeng (tahi lalat) : 

Meskipun kebanyakan andeng-andeng tidak berbahaya, hati-hati, karena mereka (andeng-andeng) dapat mengembangkan melanoma, salah satu jenis kanker kulit yang paling mematikan. Jika andeng-andeng tersebut datar atau berwarna lebih ke merah muda, maka andeng-andeng tersebut cenderung menjadi kanker.
Meskipun kondisi  di atas merupakan indikasi akan adanya penyakit yang akan timbul, tetapi banyak pula kondisi kulit yang tidak mengindikasikan adanya masalah pada tubuh. Hal yang terbaik bagi Anda tentunya adalah berkonsultasi dengan para ahli (dokter) jika menemukan sesuatu hal yang tidak biasa.

sumber: lifemojo