Hari Yang Menyenangkan



Suatu hari ketika berada di sebuah toko yang nyaman, dan dalam sebuah antrian seorang pria yang sedang membayar belanjaannya. Ketika ia selesai membayar, sang kasir mengantar kepergiannya dengan ucapan riang, "Semoga hari Anda menyenangkan!"

Namun, yang mengejutkan sang kasir, pria tersebut malah marah-marah. "Ini adalah hari yang terburuk dalam hidupku," teriaknya. "Bagaimana mungkin hariku menyenangkan?" Dan setelah berkata begitu, pria itu bergegas keluar.

Sang kasih memahami kejengkelan pria itu, karena kita dan juga sang kasih pasti pernah mengalami hari yang "buruk" di luar kendali kita. 

Bagaimana mungkin hari kita menyenangkan, apabila hari itu di luar kendali dan tidak menyenangkan kita? Alkitab berkata : "Inilah hari yang dijadikan Tuhan" (Mazmur 118:24).

Tuhan telah menjadikan hari demi hari, dan Bapa akan menunjukkan kekuatan-Nya bagi kita. Ia memegang kendali atas semua hal dalam sehari ini, bahkan kesulitan yang menimpa kita. 

Semua peristiwa telah disaring melalui hikmat dan kasih-Nya, dan semua itu merupakan peluang bagi kita untuk bertumbuh di dalam iman. "Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya!" (Mazmur 118 : 1). "Tuhan di pihakku. Aku tidak akan takut" (Mazmur 118:6).

Kini, apabila orang mengantar kepergian kita dengan berkata, "Semoga hari Anda menyenangkan," kita akan menjawab, "Itu di luar kendali saya, tetapi saya dapat bersyukur atas apa pun yang saya alami, dan saya bersukacita karena hari ini adalah hari yang dijadikan Tuhan" Amin.~

Sebuah senyuman adalah lengkungan di bibir yang dapat meluruskan berbagai hal.



 (Christ is the answer)

0 comments:

Post a Comment